Drainase Buruk Picu Genangan Berkepanjangan, Komisi IV DPRD Kota Jambi Tinjau SMPN 2,

Jambi – Komisi IV DPRD Kota Jambi melakukan peninjauan langsung ke SMP Negeri 2 Kota Jambi pada Selasa, 6 Januari 2026, guna melihat secara dekat kondisi sarana dan prasarana sekolah. Fokus utama kunjungan tersebut adalah persoalan sistem drainase yang dinilai belum optimal dan kerap menyebabkan genangan air saat hujan dengan intensitas tinggi.

Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Martua Muda Siregar, didampingi anggota Komisi IV Fahrul Ilmi dan Azki Akhyari, serta Naim selaku koordinator Komisi IV DPRD Kota Jambi. Rombongan menyusuri sejumlah titik di lingkungan sekolah, termasuk lapangan tengah yang selama ini menjadi area paling terdampak genangan air.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Fahrul Ilmi, mengungkapkan bahwa SMP Negeri 2 Kota Jambi sempat menjadi perhatian karena lapangan sekolah sering terendam air dalam waktu cukup lama setiap kali hujan deras turun. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas siswa, tetapi juga berdampak pada kenyamanan serta keselamatan lingkungan belajar.

“Setiap hujan dengan intensitas tinggi, air menggenangi lapangan sekolah dan tidak cepat surut. Ini tentu bukan kondisi ideal bagi proses belajar mengajar dan aktivitas siswa,” ujar Fahrul.

Dari hasil peninjauan, Komisi IV DPRD Kota Jambi menemukan bahwa sistem drainase di lingkungan sekolah belum berfungsi maksimal. Aliran air dari dalam kawasan sekolah tidak terhubung dengan baik ke saluran drainase utama di luar area sekolah, sehingga menyebabkan air tertahan dan menggenang.

Meski demikian, Fahrul menyebut pihaknya mencatat adanya upaya penanganan awal yang telah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi. Namun, upaya tersebut dinilai belum menyelesaikan masalah secara menyeluruh.

“Dinas PUPR sudah melakukan langkah-langkah awal, tetapi masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan agar persoalan genangan ini benar-benar selesai,” katanya.

Salah satu solusi yang dinilai mendesak adalah pembangunan crossing saluran air dari dalam lingkungan sekolah menuju drainase besar yang berada di depan SMP Negeri 2 Kota Jambi. Dengan adanya crossing tersebut, aliran air diharapkan dapat mengalir lebih lancar ke saluran utama dan tidak lagi menimbulkan genangan saat hujan.

Fahrul menegaskan, Komisi IV DPRD Kota Jambi berkomitmen untuk terus mendorong perbaikan infrastruktur pendidikan, tidak hanya pada bangunan fisik sekolah, tetapi juga sarana penunjang seperti drainase, sanitasi, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Infrastruktur yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pendidikan. Lingkungan sekolah harus aman, nyaman, dan sehat agar siswa dapat belajar dengan maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, seorang penjaga kantin sekolah yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa genangan air di lingkungan sekolah kerap terjadi setiap kali hujan deras turun dalam waktu lama. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa kondisi tersebut pernah menyebabkan banjir cukup tinggi hingga kegiatan belajar mengajar terpaksa diliburkan.

“Kalau hujan deras dan lama, lapangan pasti tergenang. Pernah juga airnya cukup tinggi sampai sekolah diliburkan,” ujarnya.

Dengan adanya peninjauan langsung ini, Komisi IV DPRD Kota Jambi berharap persoalan drainase di SMP Negeri 2 Kota Jambi dapat segera ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan. Harapannya, sekolah dapat terbebas dari ancaman banjir sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi siswa dan tenaga pendidik ke depannya.

Pos terkait